Dynamics NAV adalah Solusi ERP Terintegrasi Penuh Yang Menjembatani Kesenjangan Antara Anda & Mitra Anda

Menjadi sisi dari peningkatan ini menolong dengan keuangan, manufaktur, CRM, manajemen jalinan konsumen setia, rantai supply, analisa serta perdagangan elektronik untuk perusahaan serta anak perusahaan dari grup internasional. Pikirkan ERP menjadi perekat yang melekat serta mengikat beberapa skema computer yang berperan pada suatu organisasi yang gunanya untuk membantu orang-orang.

Bila Anda memperhitungkan piranti lunak Architecture of Dynamics NAV ERP, itu terbagi dalam 3 elemen penting

  • Server Database, yang menaruh data Dynamics NAV.
  • Server Aplikasi, yang mempunyai kendali penuh atas fungsionalitas Dynamic Nav.
  • Client, yang mempunyai akses sah ke antarmuka Dynamics NAV dalam 5 type; Client Windows, client Sharing Poin, client Situs, Client Tablet & Client Telephone.

Selain itu, skema Dynamic NAV (ERP) hadir tawarkan fungsionalitas yang wajar terpenting untuk manufaktur, distribusi, pemerintah, ritel serta industri yang lain juga. Selama ini, Dynamic NAV sudah memperantai ketimpangan pada partner yang meliputi pengurungan visi katarak partner atas manfaat internal. NAV datang dari Navision, rangkaian aplikasi akuntansi yang awalannya dienkripsi oleh perusahaan yang berbasiskan di Denmark bernama Navision dan diakuisisi oleh Microsoft untuk meningkatkan jaringan bernilai yang semakin besar untuk skema ERP.

Beberapa manfaat NAV ERP memberi suport untuk :

  • Manajemen keuangan
  • Manajemen rantai persediaan
  • Manufaktur
  • Distribusi
  • Pengendalian jalinan konsumen setia
  • Penjualan serta pemasaran
  • Manajemen Service
  • Manajemen Sumber Daya Manusia
  • Manajemen Project & Sumber Daya
  • Manajemen Gudang

Sampai saat ini, ERP internasional yang diperkokoh dengan asli, Dynamics NAV ada dengan 43 lokalisasi sah serta bisa dirubah dengan IAS / IFRS. Walau faedah serta service yang di tawarkan ERP mengagumkan untuk satu usaha, satu perusahaan bisa melihat keunggulan cost bila ERP tidak dioperasikan dengan berhati-hati.

ERP mesti ditata, mengingat kompatibilitasnya dengan tehnologi perusahaan untuk hindari tersedaknya produktivitas. Umumnya, skema ERP roboh saat mekanisme kerja perusahaan tergantung pada taktik lama serta tidak bisa dihandalkan dengan tehnologi waktu menerapkannya. Hindari penjatahan ERP ke sejumlah fragmen kecil akan kurangi cost kebanyakan.